Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Minta DLH Investigasi dan Koordinasi Dengan DLHK Riau

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar Riau, Lensapijar.id ||Dugaan pencemaran di hulu Sungai Kampar yang berada di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Kampar. Anggota DPRD Kampar Jihad Aqsha, S.E. meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Jihad, langkah cepat perlu dilakukan mengingat Sungai Kampar merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat di Kabupaten Kampar. Aliran sungai tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, pertanian, perikanan, hingga menopang sektor pariwisata.

 

“Kami meminta DLH Kabupaten Kampar segera turun ke lokasi untuk melihat kondisi sungai secara langsung dan melakukan pengambilan sampel air. Setelah itu, DLH Kampar agar segera berkoordinasi dengan DLHK Provinsi Riau karena persoalan ini diduga berkaitan dengan wilayah lintas provinsi,” kata Jihad, Jumat (26/6/2026).

 

Ia menjelaskan, hulu Sungai Kampar berada di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, sedangkan aliran sungai tersebut melintasi sejumlah wilayah di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kampar. Karena itu, penanganan dugaan pencemaran dinilai memerlukan koordinasi antardaerah.

 

“Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut. Sungai Kampar menyangkut hajat hidup orang banyak. Masyarakat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari, mengairi lahan pertanian, menjadi sumber mata pencaharian nelayan, hingga mendukung sektor pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Dumai Diganti, Muncul Pertanyaan Publik Soal Penanganan Dugaan Ilegal Logging di Sungai Sembilan

 

Jihad mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari masyarakat, dugaan pencemaran disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas penambangan di kawasan hulu sungai. Namun, ia menegaskan informasi tersebut masih perlu dibuktikan melalui investigasi lapangan dan uji laboratorium oleh instansi yang berwenang.

 

Karena itu, ia meminta DLH Kabupaten Kampar tidak hanya melakukan peninjauan lapangan, tetapi juga mengambil sampel air untuk diuji kualitasnya. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan menjadi dasar koordinasi dengan DLHK Provinsi Riau dan pemerintah di Sumatera Barat guna memastikan sumber dugaan pencemaran.

 

Jihad berharap pemerintah dapat bergerak cepat agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kondisi Sungai Kampar. Apabila hasil investigasi menemukan adanya pencemaran atau pelanggaran terhadap ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, ia meminta agar dilakukan penanganan dan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

DPRD Kampar juga berharap sinergi antara DLH Kabupaten Kampar, DLHK Provinsi Riau, serta instansi terkait di Sumatera Barat dapat mempercepat upaya penanganan sehingga kualitas air Sungai Kampar tetap terjaga dan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dapat terlindungi.**Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensapijar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Tapung Hulu
Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara, Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Digelar di Danau Lancang, Kades dan Polsek Tapung Hulu Kompak Dukung Generasi Otomotif
Khitan Untuk Negeri Hadir di Rokan Hilir, PT EMP Energi Gandewa dan Yayasan Bakrie Amanah Ringankan Beban Warga
Lindungi Hak Siswa, Dosen FH Unilak Edukasi Hukum PKL di SMK Hasanah Pekanbaru
Purna Tugas Kades Tanjung Sawit, Warga Haru: Sosok Two Bagus Parito Pohan Sulit Digantikan
Kepala Desa Tanjung Sawit Periode 2018–2026 Akan Dilepas dalam Acara Purna Tugas
233 Perusahaan Terdaftar di OSS, Pemuda Kampar Desak Komisi III DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Harapan Warga Tetap Terwujud: Jembatan Penghubung Sungai Sariak Lumpo–Bukik Kaciak Mulai Diperbaiki
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:40 WIB

Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Tapung Hulu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:28 WIB

Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara, Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Digelar di Danau Lancang, Kades dan Polsek Tapung Hulu Kompak Dukung Generasi Otomotif

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:54 WIB

Khitan Untuk Negeri Hadir di Rokan Hilir, PT EMP Energi Gandewa dan Yayasan Bakrie Amanah Ringankan Beban Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Lindungi Hak Siswa, Dosen FH Unilak Edukasi Hukum PKL di SMK Hasanah Pekanbaru

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:24 WIB

Purna Tugas Kades Tanjung Sawit, Warga Haru: Sosok Two Bagus Parito Pohan Sulit Digantikan

Berita Terbaru