Hanya 81 Ribu Warga Kampar Bekerja, Pemuda Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kampar Riau, Lensapijar.id ||Rendahnya angka penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Kampar menuai sorotan. Dari sekitar 400 ribu penduduk, hanya sekitar 81 ribu orang yang bekerja. Kondisi itu dinilai tidak sebanding dengan banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kampar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pemuda Kampar, Mhd Sanusi, mendesak DPRD Kabupaten Kampar segera memanggil seluruh perusahaan melalui rapat dengar pendapat (RDP) untuk mengevaluasi kebijakan rekrutmen tenaga kerja.

 

“Sudah saatnya DPRD Kampar bertindak. Panggil seluruh perusahaan dan minta mereka membuka data penyerapan tenaga kerja. Jangan sampai masyarakat Kampar hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri,” kata Sanusi kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

 

Sanusi menilai, perusahaan yang beroperasi dan memperoleh keuntungan di Kabupaten Kampar memiliki tanggung jawab untuk memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat.

 

Ia mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 5 Tahun 2009 tentang Penempatan Tenaga Kerja, khususnya Pasal 50 ayat (5), yang mengatur komposisi penempatan tenaga kerja sebesar 40 persen tenaga kerja lokal dan 60 persen tenaga kerja dari luar daerah sesuai kebutuhan perusahaan.

Baca Juga:  Konflik Lahan PT NPR di Desa Kerendan Meruncing: Masyarakat Adat Alami Penderitaan, Desak Atensi Presiden Prabowo hingga Kapolri

 

“Kalau Perdanya sudah jelas, maka wajib dijalankan. Putra-putri Kampar harus diprioritaskan selama memenuhi kualifikasi. Jangan sampai aturan hanya menjadi tulisan di atas kertas,” ujarnya.

 

Menurut Sanusi, DPRD memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan setiap perusahaan mematuhi ketentuan yang berlaku.

 

“Jangan hanya menerima laporan investasi. DPRD harus memastikan investasi itu berdampak bagi masyarakat. Kalau ribuan tenaga kerja masih didominasi dari luar daerah, berarti ada yang harus dievaluasi,” tegasnya.

 

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Kampar bersama DPRD melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang dinilai belum maksimal menyerap tenaga kerja lokal.

 

“Kami tidak menolak tenaga kerja dari luar. Namun masyarakat Kampar harus menjadi prioritas. Mereka tinggal di sini, sumber daya alamnya ada di sini, maka mereka juga harus merasakan manfaatnya melalui lapangan pekerjaan,” tutup Sanusi.**Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensapijar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Tapung Hulu
Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara, Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Digelar di Danau Lancang, Kades dan Polsek Tapung Hulu Kompak Dukung Generasi Otomotif
Khitan Untuk Negeri Hadir di Rokan Hilir, PT EMP Energi Gandewa dan Yayasan Bakrie Amanah Ringankan Beban Warga
Lindungi Hak Siswa, Dosen FH Unilak Edukasi Hukum PKL di SMK Hasanah Pekanbaru
Purna Tugas Kades Tanjung Sawit, Warga Haru: Sosok Two Bagus Parito Pohan Sulit Digantikan
Kepala Desa Tanjung Sawit Periode 2018–2026 Akan Dilepas dalam Acara Purna Tugas
233 Perusahaan Terdaftar di OSS, Pemuda Kampar Desak Komisi III DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Harapan Warga Tetap Terwujud: Jembatan Penghubung Sungai Sariak Lumpo–Bukik Kaciak Mulai Diperbaiki
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:40 WIB

Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Tapung Hulu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:28 WIB

Meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara, Grasstrack & Motocross RMC Series 2026 Digelar di Danau Lancang, Kades dan Polsek Tapung Hulu Kompak Dukung Generasi Otomotif

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:54 WIB

Khitan Untuk Negeri Hadir di Rokan Hilir, PT EMP Energi Gandewa dan Yayasan Bakrie Amanah Ringankan Beban Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Lindungi Hak Siswa, Dosen FH Unilak Edukasi Hukum PKL di SMK Hasanah Pekanbaru

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:24 WIB

Purna Tugas Kades Tanjung Sawit, Warga Haru: Sosok Two Bagus Parito Pohan Sulit Digantikan

Berita Terbaru