Sudah Berkali-kali Disegel, Warung Remang-remang di Jalur Petapahan–Simpang Gelombang Tetap Nekat Beroperasi

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapung, Kampar – Ketegasan aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) di Kecamatan Tapung kembali dipertanyakan. Pasalnya, sejumlah warung remang-remang di sepanjang Jalan Lintas Petapahan hingga Simpang Gelombang yang sebelumnya telah disegel dan dirazia, kini kembali beroperasi seolah tanpa rasa takut terhadap hukum.Kamis,18-06-2026.

Ironisnya, bukan hanya buka kembali, praktik yang dijalankan justru semakin terang-terangan dengan modus baru. Beberapa warung kini berkedok lesehan di bagian depan, namun diduga menyediakan kamar-kamar tersembunyi di bagian belakang untuk aktivitas “plus-plus”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah pernah disegel, tapi sekarang buka lagi. Seolah-olah tidak ada efek jera,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah penyegelan hanya formalitas tanpa pengawasan lanjutan?

Masyarakat menilai, tindakan aparat selama ini belum menyentuh akar persoalan. Razia yang dilakukan hanya bersifat sementara, sementara para pelaku usaha dengan leluasa kembali beroperasi setelah situasi dianggap aman.

Lebih jauh, warga mulai mencurigai adanya pembiaran sistematis, bahkan dugaan adanya oknum yang bermain di balik tetap berjalannya aktivitas tersebut. Pasalnya, sangat sulit diterima akal jika usaha yang sudah jelas-jelas melanggar dan pernah ditindak, bisa kembali buka di lokasi yang sama tanpa hambatan berarti.

“Kalau tidak ada yang ‘membekingi’, tidak mungkin mereka berani buka lagi setelah disegel,” ujar warga lainnya.

Jalur lintas Petapahan–Simpang Gelombang yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat, kini justru terkesan menjadi kawasan abu-abu yang rawan praktik penyakit masyarakat (pekat). Situasi ini tidak hanya merusak ketertiban umum, tetapi juga mencoreng wajah penegakan hukum di daerah.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kampar, Satpol PP, serta aparat penegak hukum lainnya untuk:

Melakukan penindakan permanen, bukan sekadar razia sesaat

Mengusut tuntas kemungkinan adanya oknum yang terlibat atau membekingi

Menutup total lokasi-lokasi yang berulang kali melanggar aturan

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan tegas dan konsisten, maka wibawa hukum akan semakin dipertanyakan, dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat bisa semakin menurun.

Kini publik menunggu: apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau hanya tajam ke bawah dan tumpul ke pelanggar yang terus berulang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensapijar.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi Tanah Restan Indra Sakti Tuntas, Kejari Kampar Eksekusi MISDI dan Kembalikan 43 Hektare Lahan
GEMURUH ANTUSIASME WARGA! MTQ TINGKAT KECAMATAN TAPUNG 2026 DI TANJUNG SAWIT BERLANGSUNG MERIAH
SMP SE-TAPUNG IKUTI SELEKSI VOLI BALL DAN VOCAL SOLO MENUJU PIALA BERGILIR TAPUNG RAYA
PCA TAPUNG RAIH JUARA 3 PELATIHAN MUBALLIGHOH PD AISYIYAH KAMPAR TAHUN 2026
PTUN Pekanbaru Goes to Campus di Unilak, Mahasiswa Hukum Diajak Memahami Praktik Peradilan TUN
Perkumpulan Insan Pers Keadilan Tapung Hulu Sambangi Karpin PTPN IV Distrik Barat Musyawarah Bansos Untuk Lima Desa
Adi Prasetyo pimpin GM FKPPI wilayah Sei Garo Tapung
Kawal Program MBG, Misharti Perkuat Sinergi dengan BGN: Pastikan Tepat Sasaran dan Berkualitas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:07 WIB

Kasus Korupsi Tanah Restan Indra Sakti Tuntas, Kejari Kampar Eksekusi MISDI dan Kembalikan 43 Hektare Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:42 WIB

GEMURUH ANTUSIASME WARGA! MTQ TINGKAT KECAMATAN TAPUNG 2026 DI TANJUNG SAWIT BERLANGSUNG MERIAH

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:52 WIB

SMP SE-TAPUNG IKUTI SELEKSI VOLI BALL DAN VOCAL SOLO MENUJU PIALA BERGILIR TAPUNG RAYA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:02 WIB

PTUN Pekanbaru Goes to Campus di Unilak, Mahasiswa Hukum Diajak Memahami Praktik Peradilan TUN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Perkumpulan Insan Pers Keadilan Tapung Hulu Sambangi Karpin PTPN IV Distrik Barat Musyawarah Bansos Untuk Lima Desa

Berita Terbaru