
ROKAN HULU,— PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya menjalankan amanah pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif, berkelanjutan, dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan pola kemitraan berbasis koperasi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Langkah ini dinilai strategis karena menempatkan masyarakat dan koperasi sebagai bagian penting dalam ekosistem pengelolaan perkebunan dan pengembangan ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan kemitraan itu ditandai dalam kegiatan bertajuk Tasyakuran Dalam Kebersamaan, Menguatkan Kemitraan, Menjemput Keberkahan yang digelar di Gedung Pertemuan Dusun 1 Kuala Mahato, Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu 23-08-2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman pola kemitraan berbasis koperasi, tasyakuran dan silaturahmi, santunan anak yatim, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Tuhu Bangun, yang mewakili jajaran Direksi, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan perkebunan tidak dapat hanya mengandalkan perusahaan. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, koperasi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Kami ingin pengelolaan perkebunan berjalan produktif, tertib, dan berkelanjutan dengan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama perusahaan. Karena itu, kolaborasi dengan koperasi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah yang diberikan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero),” ujar Tuhu.
Menurutnya, pola kemitraan berbasis koperasi bukan sekadar kerja sama administratif, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Melalui pola kemitraan berbasis koperasi, kami ingin masyarakat turut terlibat, tumbuh, dan memperoleh manfaat dari pengelolaan perkebunan. Koperasi diharapkan menjadi mitra yang produktif dan berkelanjutan sehingga nilai ekonomi yang tercipta dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia menyampaikan pentingnya memperkuat posisi koperasi sebagai pelaku ekonomi di daerah.
Koperasi dinilai memiliki peran strategis dalam menghimpun dan mengorganisasi masyarakat sehingga potensi ekonomi sektor perkebunan dapat dikelola secara lebih terstruktur, produktif, dan memberikan nilai tambah bagi anggota.
Sinergi antara pemerintah, BUMN, koperasi, dan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat kelembagaan koperasi sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi ekonomi daerah.
Pola kemitraan yang dibangun bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui program yang terukur, transparan, produktif, dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Pengembangan kemitraan berbasis koperasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam mendukung agenda nasional menuju ketahanan pangan dan energi.
Sektor perkebunan memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional, termasuk dalam pengembangan bahan baku dan potensi energi baru dan terbarukan.
Karena itu, pengelolaan perkebunan dituntut tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan ekonomi, serta peningkatan nilai tambah di daerah.
Dengan pola kemitraan yang kuat, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi perkebunan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direksi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), di antaranya Direktur Operasional Tuhu Bangun, Direktur Hukum I Nyoman Suparta, Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Nofil Anoverta, serta Direktur Kemitraan dan Plasma Seger Budiarjo beserta jajaran manajemen perusahaan.
Hadir pula Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia beserta jajaran, unsur Forkopimda Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hulu, pengurus koperasi, tokoh masyarakat, lembaga adat, mitra perusahaan, Tani Merdeka Indonesia, serta masyarakat sekitar.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sektor perkebunan membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Pemerintah, perusahaan, koperasi, dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang harus berjalan secara sinergis.
Selain agenda kemitraan, kegiatan juga diisi dengan santunan anak yatim, tausiah, doa bersama, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Penguatan kemitraan berbasis koperasi di Rokan Hulu menjadi langkah penting dalam membangun pola hubungan perusahaan dan masyarakat yang lebih produktif.
Namun, implementasi kemitraan menjadi titik penting yang akan menentukan keberhasilan program tersebut. Kemitraan harus mampu memberikan manfaat yang terukur, meningkatkan produktivitas, memperkuat koperasi, serta membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui semangat Tasyakuran Dalam Kebersamaan, Menguatkan Kemitraan, Menjemput Keberkahan, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah pemerintah dengan mengedepankan kolaborasi, produktivitas, keberlanjutan, dan kebermanfaatan masyarakat.
Dengan demikian, sektor perkebunan diharapkan tidak hanya menjadi aset ekonomi perusahaan dan negara, tetapi juga menjadi instrumen nyata untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendukung agenda besar Indonesia menuju swasembada pangan dan energi nasional.
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) sendiri merupakan BUMN yang menjalankan peran strategis di sektor perkebunan dan energi.
Dengan visi Menjadi Perusahaan Kontributor Utama Energi Baru dan Terbarukan Dalam Mewujudkan Swasembada Energi Nasional, perusahaan berkomitmen mengelola potensi perkebunan secara produktif dan berkelanjutan, memperluas kemitraan dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap kemandirian pangan dan energi nasional.
LENSA PIJAR — Tajam, Berimbang, dan Berpihak pada Kepentingan Publik.



